Tips Hidup Sehat

7:15 PM Posted In Edit This 0 Comments »
Sibuk kerja kadang membuat olahraga dan kebiasaan menyantap makanan sehat terabaikan. Padahal, hal-hal yang kelihatannya sepele ini justru akan berakibat kumulatif di kemudian hari. Nah, sebelum terlambat, anjuran sederhana dari situs healthylife berikut ini cukup layak diikuti:

1. Tambahkan satu jam untuk tidur
Dalam sehari, setiap orang rata-rata perlu 8 jam untuk tidur. Namun yang terjadi, banyak yang hanya tidur 6-7 jam, atau bahkan kurang dari itu. Untuk menyiasati kekurangan tersebut, cobalah menambahkan waktu tidur 1-2 jam di akhir pekan. Hasil penelitian menunjukkan, kekurangan tidur berdampak buruk pada kemampuan untuk mengingat sampai perbaikan sistem syaraf dan juga otot. Cara lain untuk menyiasati kekurangan tidur adalah dengan menetapkan waktu tidur dan bangun yang sama, meski pada hari libur sekalipun. Tak ada salahnya juga "mencuri" waktu istirahat 15-20 menit antara jam 13.00-16.00 yang bisa mempertajam daya ingat dan mengurangi rasa lelah. Dan jangan lupa, olahraga teratur. Ini dapat membuat tidur Anda lebih baik dan lebih nyenyak.

2. Lebihkan 3 gelas air minum setiap hari.
Saat merasa haus, tubuh Anda sudah kekurangan air sebanyak 2 persen. Untuk itu, minumlah air putih sebelum Anda merasa kehausan. Sebagai variasi dan penambah kesegaran, tambahkan perasan jeruk nipis dalam minuman. Atau minum segelas jus buah juga bisa menjadi alternatif bila bosan minum air putih. Bila Anda sudah kecanduan kafein atau minuman bersoda, sebaiknya imbangi dengan minum air putih. Maksudnya, tentu saja untuk menahan keinginan Anda mengonsumsi kafein secara berlebihan. Penggunaan gelas minum yang lebih besar juga bisa menjadi solusi agar Anda bisa minum air putih lebih banyak.

3. Tambahkan tomat pada roti bakar Anda
Setiap hari, manusia butuh 33 persen serat yang didapat dari sayur ataupun buah. Hanya saja, kebanyakan orang mengonsumsi sayuran hanya pada saat makan siang maupun malam. Ada baiknya, menambahkan sayuran pada saat makan pagi. Caranya dengan memasukkan bayam ataupun sawi dalam telur dadar, menambahkan dua potong tomat dalam roti bakar, atau minum segelas jus wortel. Selain lebih sehat juga bisa menahan rasa lapar hingga makan siang tiba.

4. Tambahkan gerakan lain dalam olahraga rutin Anda
Kombinasikan beberapa gerakan dalam latihan untuk mendapat hasil yang maksimal. Jangan hanya memberi perhatian terhadap satu macam gerakan.

5. Bacalah e-mail sebagai selingan
Stres yang tidak tersalurkan bisa berdampak di hampir setiap fungsi tubuh yang bisa menyebabkan insomnia, tekanan darah tinggi, sembelit, depresi, dan kecemasan yang dipicu oleh rasa sakit. Bila ini berlangsung lama, maka akan menyebabkan penyakit jantung, penurunan sistem kekebalan tubuh dan hipertensi. Untuk melepaskan stres, cobalah meluangkan lima menit dari setiap jam kesibukan Anda. Berjalan-jalan, membaca e-mail atau melakukan sesuatu yang bisa membuat Anda senang sudah membuat hari Anda menjadi berbeda dari biasanya. Dan yang tak kalah penting, belajarlah untuk mengendalikan amarah.

6. Turunkan berat badan Anda
Jika Anda kelebihan berat badan, menurunkan 5-10 persen dari total berat badan dapat mengurangi kemungkinan terjadinya komplikasi terhadap penyakit jantung dan pembuluh darah. Untuk menurunkan berat badan, Anda bisa melakukannya dengan cara mengonsumsi 6-7 porsi kecil makanan daripada mengonsumsi 3 porsi tetapi dalam ukuran yang besar. Hitung jumlah serat yang masuk, bukan jumlah kalori. Makanan yang kaya akan serat biasanya memiliki kalori yang lebih rendah, makan sayur dan buah terlebih dahulu sebelum menyantap makanan utama. Hal ini bisa mengurangi asupan kalori sampai 26 persen

(sumber:KOMPAS.com)

PENGUMUMAN

1:43 AM Posted In Edit This 0 Comments »
SEHUBUNGAN DENGAN HARI RAYA IDUL FITRI 1430H

APOTEK IKT SEJAHTERA LIBUR
19 SEPTEMBER 2009 - 26 SEPTEMBER 2009

KAMI KEMBALI BEROPERASI
TGL 28 SEPTEMBER 2009


SEGENAP KARYAWAN APOTEK IKT SEJAHTERA MENGUCAPKAN

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1430H

MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Arti Simbol Dalam Kemasan Plastik

9:18 PM Posted In Edit This 0 Comments »
Akhir-akhir ini sering diulas di televisi tentang kemasan plastik yang berbahaya. Coba kita perhatikan di sekitar kita, sudah dipenuhi dengan sampah plastik yang tentunya sangat sulit untuk didaur ulang.
Kita juga sering menjumpai berbagai macam plastik mulai dari tas kresek dengan berbagai macam warna ( merah, putih, hitam dll), toples tempat makanan, botol air minum, botol susu, gantungan baju, compact disk (CD), pipa paralon dll yang semuanya itu mengandung plastik juga kan???

Tentunya kita sebagai manusia awam tidak tahu mana plastik yang aman dan yang tidak aman. Tetapi ternyata sudah diatur dan ditetapkan secara internasional sehingga di negara manapun di dunia ini menggunakan kode dan simbol yang sama. Namun sayang masih banyak yang belum mengetahui seperti apa kode dan simbol tersebut. Bagi manusia awam kode dan simbol tersebut sangat penting untuk diketahui karena berkaitan dengan jenis bahan serta cara dampak pemakaiannya.

Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun 1998 di Amerika Serikat dan diadopsi oleh lembaga-lembaga pengembangan sistem kode, seperti ISO (International Organization for Standardization).



Secara umum tanda pengenal plastik tersebut:
1. Berada atau terletak di bagian bawah
2. Berbentuk segitiga
3. Di dalam segitiga tersebut terdapat angka
4. Serta nama jenis plastik di bawah segitiga

Tanda pengenal plastik itu dibagi menjadi 7 buah kelompok. Serta 3 tambahan sehingga totalnya ada 10 buah. Tanda-tanda plastik tersebut adalah:

JENIS KE 1:
Tanda ini biasanya tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya serta tulisan PETE atau PET (polyethylene terephthalate) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol plastik, berwarna jernih/ transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. BOTOL JENIS PET/PETE ini direkomendasikan HANYA SEKALI PAKAI. Bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker) dalam jangka panjang.

JENIS KE 2:
Umumnya, pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 2 di tengahnya, serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat, dan lain-lain. HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya. Sama seperti PET, HDPE juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.

JENIS KE 3:
Tertera logo daur ulang (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya, serta tulisan V. V itu berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan. Sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain (bukan bertanda 3 dan V) seperti plastik yang terbuat dari polietilena atau bahan alami (daun pisang misalnya).

JENIS KE 4:
Tertera logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya, serta tulisan LDPE. LDPE (low density polyethylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/dibuat dari minyak bumi), biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek.
Sifat mekanis jenis plastik LDPE adalah
1. Kuat,
2. Agak tembus cahaya,
3. Fleksibel dan permukaan agak berlemak.
4. Pada suhu di bawah 60oC sangat resisten terhadap senyawa kimia,
5. Daya proteksi terhadap uap air tergolong baik,
6. Kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen. 7. Plastik ini dapat didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat, dan memiliki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia.
Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.

JENIS KE 5:
Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya, serta tulisan PP. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap.
Jenis PP (polypropylene) ini adalah pilihan bahan plastik terbaik, terutama untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi.
Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman.

JENIS KE 6:
Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya, serta tulisan PS. PS (polystyrene) ditemukan tahun 1839, oleh Eduard Simon, seorang apoteker dari Jerman, secara tidak sengaja. PS biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dan lain-lain. Polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Selain tempat makanan, styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf, juga karena bahan ini sulit didaur ulang. Pun bila didaur ulang, bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama. Bahan ini dapat dikenali dengan kode angka 6, namun bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning jingga, dan meninggalkan jelaga.

JENIS KE 7:
Tertera logo daur ulang dengan angka 7 di tengahnya, serta tulisan OTHER. Untuk jenis plastik 7 Other ini ada 4 jenis, yaitu :
1. SAN – styrene acrylonitrile,
2. ABS - acrylonitrile butadiene styrene,
3. PC - polycarbonate,
4. Nylon
Dapat ditemukan pada tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga, suku cadang mobil, alat-alat rumah tangga, komputer, alat-alat elektronik, dan plastik kemasan. SAN dan ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu, kekuatan, kekakuan, dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan. Biasanya terdapat pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi, dan sikat gigi, sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa.

Plastik dengan jenis 7 yaitu SAN dan ABS merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun minuman. Bagaimana jenis plastik dengan kode 7 serta tulisan PC? PC – atau nama Polycarbonate dapat ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak batita (sippy cup), botol minum polikarbonat, dan kaleng kemasan makanan dan minuman, termasuk kaleng susu formula.

Dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas. Dianjurkan tidak digunakan untuk tempat makanan ataupun minuman. Ironisnya botol susu sangat mungkin mengalami proses pemanasan, entah itu untuk tujuan sterilisasi dengan cara merebus, dipanaskan dengan microwave, atau dituangi air mendidih atau air panas.

Apakah yang Dapat Kita Peroleh dari Informasi SIMBOL PLASTIK Tersebut?

1. Harus bijak dalam menggunakan plastik, khususnya kode 1, 3, 6, dan 7 (PC), seluruhnya memiliki bahaya secara kimiawi. Gunakan hanya sekali pakai!
2. Akan aman bila menggunakan plastik dengan kode 2, 4, 5, dan 7 (SAN atau ABS)

Satu lagi yang perlu diwaspadai dari penggunaan plastik dalam industri makanan adalah kontaminasi zat warna plastik dalam makanan contohnya kita sering membeli gorengan di pinggir jalan, suka minta sama penjualnya yang panas lalu setelah digoreng dimasukkan ke kantong kresek hitam. Ternyata zat pewarna hitam ini kalau terkena panas, bisa terurai, terdegradasi menjadi bentuk zat radikal beracun yang berbahaya bagi kesehatan terutama dapat menyebabkan sel tubuh berkembang tidak terkontrol seperti pada penyakit kanker. Makanya mulai sekarang sebisa mungkin hindari membungkus makanan dengan tas kresek ya! Terutama makanan yang masih panas. Demi panjang umur…. hehehe…. dan tips buat kita semua bagi para orang tua yang masih memerlukan botol susu untuk putra-putrinya:

1. Pilih dan gunakan botol susu bayi berbahan kaca, atau plastik jenis 4 atau 5.
2. Gunakanlah cangkir bayi berbahan stainless steel, atau plastik jenis 4 atau 5.
3. Untuk dot, gunakanlah yang berbahan silikon, karena tidak akan mengeluarkan zat karsinogenik sebagaimana pada dot berbahan latex.
4. Cegah penggunaan botol susu bayi dan cangkir bayi (dengan lubang penghisapnya) berbahan jenis 7 PC (polycarbonate),
5. Jika penggunaan plastik berbahan polycarbonate tidak dapat dicegah, janganlah menyimpan air minum ataupun makanan dalam keadaan panas.

Hindari penggunaan botol plastik untuk menyimpan air minum (biasa digunakan untuk tempat air putih didalam kulkas). Jika penggunaan botol plastik berbahan PET (kode 1) dan HDPE (kode 2), tidak dapat dicegah, gunakanlah hanya sekali pakai dan segera dihabiskan. Gantilah dengan botol stainless steel atau gelas/kaca.

Cegahlah memanaskan makanan yang dikemas dalam plastik, khususnya pada microwave oven, bungkuslah terlebih dahulu makanan dengan daun pisang atau kertas sebelum dibungkus dengan plastik pembungkus ketika akan dipanaskan di mocrowave oven.

Cegah menggunakan kemasan plastik untuk mengemas makanan berminyak atau berlemak.

Cobalah untuk mulai menggunakan kemasan berbahan kain untuk membawa sayuran, makanan, ataupun belanjaan. Cegah penggunaan piring dan alat makan plastik untuk masakan. Gunakanlah alat makan berbahan stainless steel, kaca, keramik, dan kayu.

(sumber : http://floodgates.wordpress.com)

Mengenal Simbol Kemasan Obat

9:07 PM Posted In Edit This 0 Comments »
Obat adalah penyelamat hidup manusia. Meski begitu, tanpa penggunaan yang benar obat bisa mencabut nyawa, seperti yang terjadi pada megabintang Michael Jackson. Itu sebabnya Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) membuat aturan dan klasifikasi obat.

Mari kita kenali obat lebih jauh agar mampu menggunakannya sesuai aturan.

1. Obat Bebas
Obat bebas adalah obat yang boleh digunakan tanpa resep dokter. Di negara-negara Barat, obat ini disebut OTC atau over the counter. Ini adalah obat yang paling aman dan bisa dibeli bebas di warung, toko obat, maupun apotek.

Meskipun disebut aman, obat bebas tetap tidak boleh dipergunakan sembarangan. Bagaimanapun, kata Dr.Handrawan Nadesul, obat bebas juga punya kandungan "racun" yang bisa berbahaya buat tubuh bila tidak dipergunakan sebagaimana mestinya.

Kemasan obat ini ditandai dengan lingkaran hijau bergaris tepi hitam. Obat bebas ini digunakan untuk mengatasi gejala penyakit ringan, biasanya berupa vitamin atau multivitamin.

2. Obat Bebas Terbatas
Obat jenis ini masih bisa dibeli tanpa resep dokter. Pada kemasan obat ini terdapat lingkaran biru bergaris tepi hitam. Contohnya, obat antiflu atau obat antimabuk. Pada kemasannya terdapat peringatan bertanda kotak kecil berdasar gelap atau kotak putih bergaris tepi hitam, misalnya:
P.No.1: Awas! Obat keras. Baca aturan pemakaiannya
P.No.2: Awas! Obat keras. Hanya untuk bagian luar dari badan.
P.No.3: Awas! Obat keras. Tidak boleh ditelan.
P.No.4: Awas! Obat keras. Hanya untuk dibakar.
P.No.5: Awas! Obat keras. Obat wasir, jangan ditelan.

Pemakaian obat ini juga harus dihentikan bila kondisi penyakit semakin serius. Sebaiknya pergi ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sangat tidak dianjurkan untuk melakukan pengobatan sendiri dengan obat-obatan yang seharusnya diperoleh lewat resep dokter. Meski gejala dan keluhan penyakit sama, obat yang digunakan belum tentu sama.

Perhatikan tanggal kadaluwarsa obat, baca informasi pada kemasan tentang petunjuk penggunaan obat yang tidak, petunjuk penggunaan obat yang tidak diperbolehkan, efek samping, dosis obat, cara menyimpan obat, dan interaksi obat dengan obat lain atau interaksi obat dengan makanan yang dikonsumsi.

3. Obat Keras
Obat ini harus diperoleh lewat resep dokter. Ciri khasnya adalah terdapat tanda lingkaran merah bergaris tepi hitam dengan huruf K di dalamnya.

Obat yang termasuk dalam golongan ini misalnya antibiotik, seperti tetrasiklin, penisilin, obat-obatan yang mengandung hormon, obat penenang, dan lain-lain. Obat jenis ini tidak bisa sembarang dikonsumsi karena bisa berbahaya, meracuni tubuh, memperparah penyakit, atau menyebabkan kematian.
(berbagai sumber)

Amandel

11:44 PM Posted In Edit This 0 Comments »
Amandel atau tonsil merupakan kumpulan jaringan limfoid yang terletak pada kerongkongan di belakang kedua ujung lipatan belakang mulut. Amandel sendiri berfungsi mencegah agar infeksi tidak menyebar ke seluruh tubuh dengan cara menahan kuman memasuki tubuh. Oleh karena itu kelenjar amandel ini meradang.

Peradangan pada Kelenjar amandel ini disebut dengan tonsilitis, penyakit ini merupakan salah satu gangguan THT (Telinga Hidung & Tenggorokan). Tonsilitis dapat bersifat akut atau kronis. Bentuk akut yang tidak parah biasanya berlangsung sekitar 4-6 hari, dan umumnya menyerang anak-anak pada usia 5-10 tahun. Sedangkan radang amandel/tonsil yang kronis terjadi secara berulang-ulang dan berlangsung lama.

Pada radang amandel yang akut biasanya dimulai dengan gejala sakit tenggorokan yang ringan hingga menjadi parah, sakit saat menelan makanan, kadang-kadang muntah. Tonsilitis dapat menyebabkan amandel menjadi bengkak, panas, gatal, sakit pada otot dan sendi, nyeri pada seluruh badan, kedinginan, sakit kepala, dan sakit pada telinga. Kelenjar getah bening melemah di dalam daerah submandibuler. Bagian belakang tenggorokan akan terasa mengerut sehingga sukar menelan. Peradangan tonsil yang akut ataupun pembengkakan tonsil yang tidak terlalu besar dan tidak menghalangi jalan pernapasan, serta tidak menimbulkan komplikasi tidak perlu dilakukan pembedahan/operasi, karena tonsil yang terbuat dari jaringan getah bening dapat berfungsi mencegah tubuh agar tidak terkena penyakit yang berhubungan dengan infeksi.

Beberapa upaya yang dapat kita lakukan sendiri dirumah untuk pencegahan, perawatan dan pengobatannya dilakukan beberapa langkah sebagai berikut :

* Diusahakan untuk minum banyak air atau cairan seperti sari buah, terutama selama demam.
* Jangan minum es, sirop, es krim, makanan dan minuman yang didinginkan, gorengan,
makanan awetan yang diasinkan, dan manisan.
* Berkumur air garam hangat 3-4 kali sehari.
* Menaruh kompres hangat pada leher setiap hari.
* Diberikan terapi antibiotik (atas petunjuk dokter) apabila ada infeksi bakteri dan untuk
mencegah komplikasi.
* Istirahat yang cukup.

Namun apabila radang amandel kronis dengan pembengkakan tonsil yang terlalu besar sehingga mengakibatkan terganggunya jalan pernapasan, atau munculnya komplikasi, biasanya diperlukan pembedahan/operasi untuk mengeluarkan tonsil. Apabila terjadi peradangan yang kronis disarankan untuk berkonsultasi kedokter spesialis THT untuk penanganan dan tidakan selanjutnya.
(Berbagai Sumber)

Rokok Dan Kesehatan Gigi

11:38 PM Posted In Edit This 0 Comments »
Mengapa rokok sangat erat kaitannya dengan kesehatan gigi dan mulut? jelas secara gampang bisa dijawab, karena rokok dihisap melalui mulut . Secara gampang bisa kita lihat bibir seorang perokok memang terlihat lebih gelap dibandingkan dengan bibir seorang yang bukan perokok, mengapa?

Secara umum kita mengetahui rokok yang ada di Indonesia ada 2 jenis, rokok dengan filter dan tanpa filter ( lebih dikenal dengan rokok kretek). Rokok tanpa filter cenderung lebih cepat merubah warna gigi dari pada rokok dengan filter.

Sekarang mari kita ikuti jejak asap rokok kenapa begitu banyak organ tubuh yang dirugikan. Saat kita menghisap rokok asap yang keluar dari sebatang rokok menuju rongga mulut, beberapa detik asap rokok dengan jutaan zat kimia berada dalam rongga mulut dan mempengaruhi jaringan dan organ yang ada dalam rongga mulut termasuk gigi itu sendiri. Asap panas yang berhembus terus menerus ke dalam rongga mulut merupakan rangsangan panas yang menyebabkan perubahan aliran darah dan mengurangi pengeluaran ludah. Akibatnya rongga mulut menjadi kering dan lebih an-aerob (suasana bebas zat asam) sehingga memberikan lingkungan yang sesuai untuk tumbuhnya bakteri an-aerob dalam plak. Dengan sendirinya perokok beresiko lebih besar terinfeksi bakteri penyebab penyakit jaringan pendukung gigi dibandingkan mereka yang perokok.

Gusi seorang perokok juga cenderung mengalami penebalan lapisan tanduk. Daerah yang mengalami penebalan ini terlihat lebih kasar dibandingkan jaringan di sekitarnya dan berkurang kekenyalannya. Penyempitan pembuluh darah yang disebabkan nikotin mengakibatkan berkurangnya aliran darah di gusi sehingga meningkatkan kecenderungan timbulnya penyakit gusi.

Tar dalam asap rokok juga memperbesar peluang terjadinya radang gusi, yaitu penyakit gusi yang paling sering terjadi disebabkan oleh plak bakteri dan factor lain yang dapat menyebabkan bertumpuknya plak di sekitar gusi. Tar dapat diendapkan pada permukaan gigi dan akar gigi sehingga permukaan ini menjadi kasar dan mempermudah perlekatan plak. Dari perbedaan penelitian yang telah dilakukan plak dan karang gigi lebih banyak terbentuk pada rongga mulut perokok dibandingkan bukan perokok. Penyakit jaringan pendukung gigi yang parah, kerusakan tulang penyokong gigi dan tanggalnya gigi lebih banyak terjadi pada perokok daripada bukan perokok. Pada perawatan penyakit jaringan pendukund gigi pasien perokok memerlukan perawatan yang lebih luas dan lebih lanjut. Padahal pada pasien bukan perokok dan pada keadaan yang sama cukup hanya dilakukan perawatan standar seperti pembersihan plak dan karang gigi.

Keparahan penyakit yang timbul dari tingkat sedang hingga lanjut berhubungan langsung dengan banyaknya rokok yang diisap setiap hari berapa lama atau berapa tahun seseorang menjadi perokok dan status merokok itu sendiri, apakah masih merokok hingga sekarang atau sudah berhenti.
Nikotin berperan dalam memulai terjadinya penyakit jaringan pendukung gigi karena nikotin dapat diserap oleh jaringan lunak rongga mulut termasuk gusi melalui aliran darah dan perlekatan gusi pada permukaan gigi dan akar. Nikotin dapat ditemukan pada permukaan akar gigi dan hasil metabolitnya yakni kontinin dapat ditemukan pada cairan gusi.

Beberapa perawatan memang sangat menganjurkan pada pasien perokok untuk benrhenti merokok untuk sementara waktu, selama dalam proses perawatan. Seperti pasien yang dalam masa pemsangan implan.

Dapat disimpulkan kerugian yang timbul akibat kebiasaan merokok pada kesehatan gigi dan mulut:

1. Perubahan warna gigi, gusi dan bibir.
2. Karies pada gigi akan semakin cepat terbentuk.
3. Kemungkinan kanker pada jaringan mulut sangat besar.
4. Bau nafas jelas beraroma rokok.
5. Berubahnya jaringan" dalam rongga mulut yang menyebabkan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan mulut itu sendiri seperti pemicu terbantuknya karies.
(Berbagai Sumber)

MENCEGAH ASMA AKIBAT KERJA

6:36 PM Posted In Edit This 0 Comments »

PARU salah satu organ vital tubuh yang memiliki permukaan sangat luas, dengan aliran darah yang tinggi dan dinding lapisan sel yang cukup tipis merupakan daerah kontak yang penting dengan bahan lingkungan kerja, bahan tersebut bila mengandung zat yang berbahaya dapat menimbulkan keracunan secara langsung atau tidak di saluran nafas dan menimbulkan reaksi imunologis,

    Penyakit paru akibat kerja merupakan efek dari kemajuan industri yang angka kejadiannya semakin tinggi, selain itu variasi penyebab penyakit paru akibat kerja pun makin banyak, masalah sosial yang ditimbulkannya juga makin kompleks.

    untuk itulah amat penting screening (test penyaringan) penyakit paru akibat kerja, Menurut Dr.Slamet Hariadi SpP dari Departemen pulmonologi FK UNAIR-RS Dr. Soetomo Surabaya, spirometri merupakan pemeriksaan pungsi paru yang sangat sederhana dan bisa dikerjakan dimana saja dengan biaya yang sangat terjangkau. walau begitu alat tersebut sangat sensitif untuk mengetahui perubahan diparu, sedikit saja fungsi paru menurun maka hasilnya akan segera diketahui dengan spirometri.

   pasal 1 dari Kepres RI No.22 tahun 1993 menjelaskan bahwa penyakit yang timbul karena hubungan kerja adalah penyakit yang disebabkan oleh pekerja atau  lingkungan kerja, kepres itu memuat 31 jenis penyakit tersebut salah satunya adalah asma akibat kerja.

    Terdapat banyak faktor resiko asma, salah satunya adalah paparan kerja yang menyebabkan asma , asma kerja (occupational asthma/OA) saat ini merupakan penyakit paru yang paling sering terjadi, asma akibat disebabkan oleh bahan spesifik di tempat kerja .

    Penelitian menyebutkan bahwa asma akibat kerja terjadi pada 2,5% petugas Rumah Sakit yang terpapar lateks 2-40% pekerja pembuat roti dan pabrik tepung akibat alergen pada tepung terigu,20% pada pekerja asma anhidrat,4-13,5% pada pekerja yang terpapar asma plikatik (plicaticacid) yang terdapat didebu kayu dan 5% pekerja yang terpapar toulene diisocyanate(TDI).

    The American College of Chest Physicians (ACCP) membagi asma kerja menjadi dua subkategori,yakni

    1. Asma kerja dengan periode laten (hypersensitivity induced OA/allergic OA) 

    2. Asma kerja tanpa periode laten (irritant induced OA/reative airway dysfunction syndrome) 

Pasien yang tergolong allergic OA akan mengalami sensitsasi terhadap bahan kimia ia spesifik ditempat kerja dan setelah suatuperiode laten akan cenderung mengalami bronkospasme (penyempitan broncus) dan inflamasi jalan nafas bila terpapar dengan bahan kimia tersebut walau dengan konsentrasi yang cukup rendah.

    "Asma kerja merupakan salah satu penyebab kematian, angka kesakitan, dan angka kecatatan yang dapat dicegah dalam dunia industri," ujar Dr. Slamet.salah satu caranya dengan screening dan pemeriksaan fungsi paru pekerja secara berkala dengan  spirometri.

    Manfaat pemeriksaan spirometri adalah untuk mengukur status pernafasan, mengetahui type kelainan paru dan berat ringannya kelainan, memantau kelainan paru, pertimbangan tugas kerja maupun konpensasinya, serta pertimbangan dalam melakukan pemakaian alat pelindung pernafasan dalam kerja.

    Spirometri harus dilakukan secara berkala pada semua lingkungan industri yang bisa mengakibatkan penyakit paru kerja. apabila penyakitnya adalah asma, spirometri bisa dipakai sebagai sarana untuk menegakan diagnosa dan evaluasi progresivitas, sedangkan bila bukan asma, spirometri tetap bisa dipakai untuk screening kelainan paru karena spirometri dapat menunjukan dipungsi paru lebih dulu dibanding dengan  kelainan radioloisnya.

                          "Dari berbagai sumber"