Tips Mencegah H1N1

8:07 PM Posted In Edit This 0 Comments »
Berikut tips pencegahan H1N1 untuk diri sendiri dan orang lain :

* Sering cuci tangan. Cuci tangan sesering mungkin menggunakan sabun dan air kemudian
keringkan, bila tidak ada air dapat menggunakan cairan antiseptik pencuci tangan. Cuci
tangan setelah melakukan kegiatan fisik, terutama setelah bersin atau batuk.
* Hindari mengusap mata, hidung dan mulut. Virus influenza sering menyebar ketika
seseorang menyentuh permukaan benda yang sudah terkontaminasi virus (karena terkena
percikan batuk/bersin penderita) dan kemudian menyentuh mata, hidung dan mulut.
* Hindari kontak erat. Hindari kontak erat dengan seseorang yang sakit
* Tinggal di rumah ketika sakit. Jika memungkinkan, tinggallah di rumah dan batasi kegiatan
di luar rumah. Anda akan membantu orang lain terhindar dari kesakitan.
* Menutup mulut dan hidung. Menutup mulut dan hidung dengan tisu ketika batuk atau
bersin untuk mencegah penyebaran virus. Jika tidak ada tisu, gunakan punggung telapak
tangan ketika batuk atau bersin. Buang tisu yang sudah dipakai ke tempat sampah. Anda
dapat menggunakan masker untuk tidak menulari orang lai
* Jaga jarak. Jika anda sakit, jagalah jarak dengan orang lain (lebih kurang 2 meter) dan
gunakan masker untuk mencegah penularan
* Berperilaku hidup sehat. Tidak merokok, Cukup tidur, Olah raga teratur, Kelola stress,
Minum dalam jumlah yang cukup, Makan makanan bergizi.
* Berobat ke dokter jika sakit. Segera pergi berobat jika mengalami gejala flu seperti demam,
batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak dan muntah serta diare
* Tunda perjalanan jika anda sakit. Jika anda sakit, tunda bepergian dengan pesawat terbang
atau alat transportasi umum lainnya. Jika anda harus bepergian ke negara yang terjangkit
influensa A/H1N1 (strain mexico) dan pada saat kembali anda merasa sakit, segera berobat
ke dokter.
* Dengarkan informasi dari Dinas Kesehatan setempat dan sebarkan info pencegahan ini
kepada masyarakat luas.

(Berbagai Sumber)

Mengenal H1N1 (Swine Flu)

11:04 PM Posted In Edit This 0 Comments »
Berikut sekilas mengenai Influenza A (H1N1) yang beberapa waktu yang lalu kita kenal dengan FLU BABI. Influenza A berarti penyebarannya sudah antar manusia.

Apakah influenza A (H1N1) itu ?
INFLUENZA A (H1N1) adalah penyakit saluran pernafasan yang disebabkan oleh virus yang sangat menular, ada tiga jenis virus (A, B, C) yang dapat mengubah (change),dan ada beberapa subtipe. Dan yang terpenting diketahui adalah karena ia mampu menyerang semua usia, dan lokasi dalam mutasi-mutasi virus yang sering menyebabkan komplikasi serius dan bahkan kematian pada banyak orang, sering terjadi pada anak-anak dan orang tua.

Bagaimana mengenali gejala orang terkena Influenza A (H1N1)?
* Demam lebih dari 38 ° C.
* Sering batuk dan intens.
* Sakit kepala.
* Kurang nafsu makan.
* Hidung tersumbat/sengau
* Lain-lain rasa tidak enak, letih, lesu.
* Mungkin disertai mual, muntah dan diare
* Bila semakin berat akan mengakibatkan sesak napas atau napas cepat

Bagaimana mendiagnosa “Influenza A (H1N1)”?
Kita perlu belajar bagaimana seorang dokter melakukan pemeriksaan klinis secara rinci mengenai latar belakang dan pemeriksaan terhadap pasien-pasien lain, kontak pasien dengan orang lain dan perjalanan pasien (kemana saja?). Diagnosis terhadap virus dengan mengidentifikasi secretions/pengeluaran dari hidung atau pangkal tenggorokan (virus isolasi) selama 24-72 jam pertama inisiasi penyakit, atau melalui pengecekan darah untuk mengidentifikasi zat antibodi-nya.

Apakah “Influenza A (H1N1)” bisa berkomplikasi (dengan penyakit lain)?
Ya, gambaran tentang INFLUENZA A (H1N1) nampak tidak terkenali (sebelumnya) dan tidak terkait dengan penyakit lainnya namun dapat menghasilkan komplikasi, terutama pernafasan (otitis, sinusitis, rhinitis, radang paru-paru, Bronchopneumonia, merintangi radang tenggorokan) , jantung atau bahkan kematian, sering terpantau menjadi penularan yang meluas atau epidemik. Sangatlah penting untuk memantau anak-anak jika menerima pengobatan aspirin (mungkin encephalitis).

Adakah Peluang mengobati penyakit Influenza A (H1N1)?
INFLUENZA A (H1N1) disebabkan oleh virus, dan belum ada obat yang manjur untuk menuntaskannya, tetapi ada obat yang berfungsi untuk mengurangi/memperlambat laju kegawatan penyakit, memperpendek dan mengurangi gejala-gejala jika masih terpantau dalam waktu 48 jam pertama rasa sakit. Penggunaan obat-obatan adalah sangat sensitif, hanya dokter dapat menentukan apakah pasien harus dirawat sebab mereka juga tidak bebas menjalani kontak dengan manusia lain (yang tidak terinfeksi virus).

Langkah – Langkah Pencegahan H1N1 (Strain Meksiko) :

1. Cuci tangan dengan air bersih dan sabun sesering mungkin
2. Bila bersin atau batuk, tutup hidung dan mulut dengan tisu
dan buang tisu di tempat sampah atau gunakan masker
3. Jaga jarak sedikitnya satu meter dengan orang lain, terutama jika sakit flu
4. Bila mengalami gejala flu segera ke dokter, Puskesmas, Rumah Sakit atau Klinik terdekat
5. Tinggallah di rumah dan beristirahatlah apabila menderita flu
6. Lakukan hidup bersih dan sehat dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan

(dari berbagai sumber)

H1N1 (Swine Flu)

12:29 AM Posted In Edit This 0 Comments »




Gambar-gambar diatas adalah virus yang diidentifikasi sebagai virus H1N1 influenza virus penyebab flu babi yang diidentifikasi olehLaboratorium Influenza Centers for Desease Control and Prevention (CDC) Amerika.
(sumber)



Swine flu adalah penyakit saluran pernapasan pada babi yang disebabkan oleh virus influenza tipe A dan dapat menular pada manusia. Data World Health Organization (WHO) pada tanggal 4 Mei 2009 mencatat sebanyak 986 orang sebagai penderita dari 11 negara, bahkan meningkat menjadi 21 negara pada 5 Mei 2009. Virus ini sangat mirip dengan virus flu burung & flu manusia dan merupakan virus influenza tipe A-H1N1. Tanda dan gejala yang terjadi pada manusia umumnya sangat mirip dengan influenza biasa, yaitu demam, batuk, sakit tenggorokan, rasa dingin, lemas dan beberapa disertai dengan diare dan muntah, keadaan berat disertai dengan pneumonia dan gagal nafas bahkan kematian. Pengobatan yang direkomendasi oleh WHO adalah Oseltamivir dan Zanamivir. Dunia telah menghadapi fase influenza ke-5, yaitu pada fase ini virus mulai beradaptasi ke manusia.